10 Tips Menulis Siaran Pers yang Penting

  1. Mulai dengan kuat: Judul dan baris awal Anda harus secara singkat dan langsung menyampaikan apa yang ingin Anda katakan. Masukkan “siapa, apa, di mana, kapan, dan mengapa” di dalam siaran pers Anda. Bagian yang tersisa dari siaran pers Anda harus mencakup fakta dan contoh pendukung. Jika anda membutuhkan media Informasi Terupdate silahkan kunjungi jejakblog.net yang membahas berbagai informasi terupdate seputar teknologi,gadget dan berita lainnya.
10 Tips Menulis Siaran Pers yang Penting
  1. Memudahkan media: Beberapa agensi media dan jurnalis akan mengambil siaran pers Anda dan membawanya dalam publikasi mereka dengan sedikit pengeditan atau tanpa perubahan. Tetapi bahkan jika itu tidak menggunakan kata demi kata, wartawan dapat menggunakannya sebagai makanan untuk cerita lain atau untuk membuat ide cerita mereka sendiri. Semakin banyak informasi dan detail yang Anda masukkan, semakin sedikit pekerjaan yang harus dilakukan media.
  2. Berpikir seperti pembaca: siaran pers Anda harus dapat menjaga minat pembaca. Tempatkan diri Anda pada posisi pembaca. Apakah Anda ingin membaca siaran pers Anda?
  3. Jadikan relevan: Cobalah tunjukkan contoh nyata untuk mendukung pesan yang ingin Anda komunikasikan. Tunjukkan mengapa informasi Anda penting dan bagaimana manfaatnya bagi pembaca. Jika rilis Anda tidak layak diberitakan, jangan harap ada orang yang membacanya.
  4. Dukung cerita Anda dengan fakta nyata: Fakta membuat poin Anda lebih kuat dan beri tahu wartawan bahwa Anda sudah melakukan banyak riset untuk itu. Jika Anda menarik fakta dari sumber lain, pastikan Anda mengaitkannya. Hindari bulu halus dan add-on. Dan tidak pernah mengarang apa pun. Jika konten tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, nada turun atau Anda bisa merusak kredibilitas Anda.
  5. Sertakan informasi perusahaan: Siaran pers harus diakhiri dengan deskripsi singkat tentang perusahaan Anda, termasuk di mana perusahaan Anda berada, produk dan layanan apa yang disediakannya dan sejarah singkat Jika Anda membuat siaran pers untuk lebih dari satu perusahaan, berikan informasi untuk semua perusahaan pada akhir rilis. Juga termasuk informasi kontak, baik nomor telepon dan email, untuk masing-masing juru bicara perusahaan.
  6. Bersikap singkat: Hindari penggunaan kata sifat yang berlebihan, bahasa yang berlebihan, atau klise yang tidak perlu. Langsung ke intinya dan ceritakan kisah Anda secara langsung.
  7. Dapatkan izin: Perusahaan dapat bersikap defensif tentang nama dan gambar mereka. Dapatkan izin tertulis sebelum memasukkan informasi atau kutipan dari pejabat atau rekan perusahaan / organisasi lain.
  8. Hindari tanda seru: Penggunaan tanda seru dapat merusak kredibilitas Anda dengan menciptakan hype yang tidak perlu. Namun, jika Anda harus menggunakan tanda seru, gunakan hanya satu! Bukan beberapa !!!
  9. Hindari jargon industri: Siaran pers Anda semakin sulit dipahami oleh jurnalis dan orang awam, semakin kecil kemungkinannya untuk ditangkap. Penggunaan istilah industri yang terbatas tidak masalah, jika Anda mencoba mengoptimalkan rilis berita untuk mesin pencari internet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *